Kamis, 26 September 2013

Statistika Deskriptif dan Inferensial dan Data , Variabel

Statistika deskriptif
Statistika deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna.
Statistika deskriptif hanya memberikan informasi mengenai data yang dipunyai dan sama sekali tidak menarik inferensia atau kesimpulan apapun tentang gugus induknya yang lebih besar.
Data yang disajikan dalam statistika deskriptif biasanya dalam bentuk ukuran pemusatan datan (mean, median, dan modus), ukuran penyebaran data (standar deviasi dan varians), tabel, serta grafik (histogram, pie, dan bar).
Statistika Inferensial
Statistika Inferensial, yaitu metode yang berhubungan dengan analisis data pada sampel dan hasilnya dipakai untuk generalisasi pada populasi. Penggunaan statistic inferensial didasarkan pada peluang (probability) dan sampel yang dianalisis diperoleh secara acak (random). Naga (2008) menyatakan bahwa tugas statistika inferensial adalah melakukan estimasi, menguji hipotesis, dan mengambil keputusan.
      1.   Satatistika parametik
Penggunaan teknik statistika parametik didasarkan pada asumsi bahwa data yang diambil mempunyai distribusi normal dan jenis data yang digunakan interval atau rasio.
      2.   Statistika non-parametik
Penggunaan statistic non-parametik tidak mengharuskan data yang diambil mempunyai distribusi normal dan jenis data yang digunakan dapat nominal dan ordinal.

Statistik parametik dan non-parametik digolongkan menjadi dua
1)      Korelatif
Teknik analisis korelatif digunakan untuk mengetahui hubungan atau korelasi dari sebuah variabel dengan variable yang lain. Misal variable X dan Y. Teknik analisis yang sering dipakai adalah Korelasi Pearson dan Regresi.
2)      Komparatif
Teknik analisis komparatif digunakan untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata dari suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Misalnya perbeaan kecemasan antara kelompok wanita dan pria, serta perbedaan motivasi kerja antara bagian produksi, pemasaran, dan keuangan. Teknik analisis yang sering dugunakan adalah T-tes dan anava.
Data
Pengertian data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari ketiganya. Data masih belum dapat ‘bercerita’ banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata. Atau keterangan atau bahan nyata yang dapat dijadikan bahan kajian (analisis atau kesimpulan).
Dalam statistika ada 4 yang digunakan, antara lain : nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut mempunyai level penggunaan yang berbeda dalam pengolahan setiap jenis statistiknya. Dibawah ini adalah jenis jenisnya. 
Jenis-Jenis Data Dalam Statistik
          a. Nominal hanya dapat membedakan sesuatu yang sifatnya kualitatif atau  kategoris, misalnya jenis kelamin, warna kulit, dan agama.
  1. Ordinal dapet membedakan sesuatu dan juga menunjukkan tingkatan, misalnya tingkat pendidikan dan tingkat kepuasan pengguna.
  2. Interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak sehingga titik nol dapat digeser sesuka orang yang mengukur, misalnya tahun dan suhu dalam Celcius.
  3. Rasio berupa angka kuantitatif yang mempunyai nilai nol mutlak dan tidak dapat diubah sesukanya (tetap), misalnya adalah suhu dalam Celcius, berat, dan panjang.
Variabel
Dalam statistik, variabel didefinisikan sebagai konsep, kualitas, karakteristik, atribut, atau sifat-sifat dari suatu objek (orang, benda, tempat, dll) yang nilainya berbeda-beda antara satu objek dengan objek lainnya dan sudah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Karakteristik adalah ciri tertentu pada obyek yang kita teliti, yang dapat membedakan objek tersebut dari objek lainnya, sedangkan objek yang karakteristiknya sedang kita amati dinamakan satuan pengamatan dan angka atau ketegori (nilai mutu) tertentu dari suatu objek yang kita amati dinamakan variate(nilai). Kumpulan nilai yang diperoleh dari hasil pengukuran atau penghitungan suatu variabel dinamakan dengandata.

Rabu, 25 September 2013

Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
  • Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
  • Sistem Penutupan dan pembalikan. Merupakan pembalikan dan penutupan dari laporan yang dibuat dengan jurnal pembalik dan jurnal penutup
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
.

Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa tapi bagaimana juga sistem juga di lakukan dengan kerja bersama time...dengan mendukung semua ide dari masing2 group yang melakukan kerja dilapangan.....dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan....perusahaan bala bala

Cara Kerja

Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
  • Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
  • Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
  • Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Secara umum

Akuntansi adalah sistem informasi yang memberikan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi dan kondisi perusahaan

Sebagai proses
Proses pencatatan, penggolongan, peringkasan transaksi keuangan dan penginterpretasian hasil proses tersebut.

Transaksi Keuangan
Transaksi Eksternal
Transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan pihak luar
ex.Penjualan barang, pelunasan utang
Transaksi internal
Transaksi yang terjadi dalam unit perusahaan
ex.kegiatan produksi
Transaksi Operasi
berkaitan dengan kegiatan perusahaan dalam rangka menciptakan pendapatan
Transaksi Modal
semua transaksi yang berkaitan dengan pemerolehan dana untuk membiayai kegiatan
 
sejarah
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di italia sejak tahun 1495 pada saat lucas pacuoli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di venice . Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.